Showing posts with label Erlangga. Show all posts
Showing posts with label Erlangga. Show all posts

Ulysses Moore: Pintu Waktu

Pierdomenico Baccalario

[penerjemah] Damaring Tyas Wulandari, S.Si
[genre]
petualangan, fantasi
[format]
hardcover
[penerbit]
Erlangga for Kids
[tahun]
2007
[jumlah halaman]
222
[isbn]
978-979-015-511-4






“While of four one will open by lot
Of four three the motto will show
Of four two mean death on the spot
And one of four will lead below”

Pengantarnya yang unik membuat saya memasukkan buku petualangan fantasi ini ke dalam kantong belanjaan saat di toko buku Gramedia.

Cerita berawal dari kepindahan keluarga Covenant dari kota London ke Kilmore Cove, daerah pesisir di Inggris. Mereka menempati rumah tua bernama Argo Manor yang dulu dimiliki oleh Ulysses Moore, seorang yang aneh dan nyentrik. Rumah tersebut sangat terkenal di Kilmore Cove.

Keluarga Covenant memiliki sepasang anak kembar laki-laki dan perempuan bernama Jason dan Julia Covenant. Kalau Julia merasa kesal dengan kepindahannya ke daerah, maka Jason justru sebaliknya. Ia merasa dapat melakukan petualangan hebat di sini.

Satu hari, Rick Banner – teman baru si kembar – datang ke Argo Manor untuk menghabiskan waktu bersama Jason dan Julia. Rick sangat mengagumi dan penasaran pada Argo Manor. Itu sebabnya ia bersemangat saat Jason yang menganggap bahwa hantu Ulysses Moore gentayangan dalam Argo Manor mengajaknya berpetualang menelusuri rumah tua yang besar tersebut.

Julia yang tidak rela Jason dan Rick bersenang-senang sendiri, akhirnya mengikuti petualangan mereka. Hampir saja petualangan mereka sia-sia hingga Jason nyaris terjatuh dari tebing di belakang rumah. Saat bergelantungan di tebing tersebut, Jason menemukan sesuatu dalam lubang yang ia percayai sebagai gua.

Benda penemuan Jason membawa mereka berpetualang semakin dalam di Argo Manor, dan menemukan hal-hal menakjubkan yang harus mereka pecahkan bersama.

Buku pertama dari serial petualangan fantasi Ulysses Moore. Saya sangat berharap Erlangga menerbitkan buku selanjutnya. Dan hardcover juga, tentu saja^^.

Didukung ilustrasi yang indah oleh Iacopo Bruno, buku ini mengajak kita mengikuti petualangan tiga remaja tanggung tersebut. Dan sayang, harus berhenti sejenak untuk menunggu buku selanjutnya. Karena, saya lihat dari ending buku ini, Pintu Waktu adalah sebuah prolog dari keseluruhan petualangan yang akan dialami oleh si kembar Jason dan Julia serta Rick.

Kalau cepat-cepat membeli buku ini, bisa mengikuti kuis yang ada pada halaman belakang. Sayangnya hanya untuk anak kecil hingga remaja. Huks!

Biasa Bercerita

Nana Tedja

Erlangga, 2007

176 hal.

9789790152571





“...akankah menjadi sebuah pelajaran atau bahkan hanya menjadi sebuah cerita biasa yang sering terjadi di negeri ini?”

--Lilin – lilin kecil--


The Story:
Kebencian Rei terhadap ayahnya sudah sampai pada tahap luar biasa. Bagaimana tidak, jika ayah telah membunuh Oliver, kekasih anaknya sendiri! Salahkah jika satu-satunya keinginan Rei adalah membunuh ayah?

Kisah Rei tersebut adalah satu dari sembilan cerita pendek yang terkumpul dalam buku ini. Sang penulis – Nana Tedja – yang masih aktif dalam berbagai kegiatan sastra juga menghiasi kumpulan cerpennya ini dengan beberapa puisi dan ilustrasi karyanya sendiri.

Ayu thinks:
Konflik-konflik yang tertuang dalam kumpulan cerpen ini benar-benar erat dalam kehidupan nyata, terlebih lagi diceritakan secara lugas dan mengalir begitu saja. Pun, pemilihan nama untuk para karakternya terasa familiar.

Saya menemukan buku ini dalam rak ‘Bahasa dan Sastra’ di toko buku Gramedia. Pertama kali melihat, entah kenapa langsung saya ambil dan masukkan dalam tas belanjaan. Dan memang, buku kumpulan cerpen ini sangat layak untuk dibaca.