Showing posts with label elex media. Show all posts
Showing posts with label elex media. Show all posts

Blank Slate 2

[Buku 42, Komik 32]

Judul Asli [Akusaga 2]
Oleh [Aya Kanno]
Alih Bahasa [Sarah Nirmalasari K]
Editor [Binarti]
Penerbit [Elex Media Komputindo]
Tahun [2008]



"Aku akan pergi ke jalan di mana aku ingin jalan, aku tidak akan mengikuti siapa pun."
-Zen-

Piano Hutan 14

[Buku 35, Komik 25]

Judul Asli [Piano no Mori 14]
Oleh [Isshiki Makoto]
Alih Bahasa [Aulia Gusmanty]
Editor [Elfida]
Penerbit [Elex Media Komputindo]
Tahun [2008]


"Aku... dengan tanganku sendiri, sudah melahirkan lawan yang sangat kuat!" -Amamiya-

Soul Rescue 2

[Buku 34, Komik 24]

Judul Asli [Soul Rescue 2]
Oleh [Aya Kanno]
Alih Bahasa [Anita Pratama L]
Editor [Nia Ikasary]
Penerbit [Elex Media Komputindo]
Tahun [2008]



"Ternyata kita ini memang teman, ya..."
-Renji-

Claymore 11

[Buku 33, Komik 23]

Judul Asli [Claymore 11]
Oleh [Norihiko Yagi]
Alih Bahasa [Wismo Pribadi]
Editor [Nining]
Penerbit [Elex Media Komputindo]
Tahun [2008]



"Izinkan aku memakai nyawaku untuk kamu terakhir kali..."
-Jean-

Blank Slate 1

[Buku 27, Komik 20]

Judul Asli [Akusaga 1]
Oleh [Aya Kanno]
Alih Bahasa [Sarah Nirmalasari K.]
Editor [Binarti]
Penerbit [Elex Media Komputindo]
Tahun [2008]



"Kalau kau ingin bebas, hancurkan duniamu dengan keyakinanmu."
-Zen-


Kisah seorang penjahat kelas kakap berwajah tampan bernama Zen. Manga ini dimulai dengan satu chapter yang unik. Saya suka. Yay!

Pertama saya tertarik dengan manga ini bukanlah karena wajah si tampan Zen yang terpampang di sampul depannya, melainkan karena nama manga-ka nya. Aya Kanno. Dari tiga manganya yang saya baca, semau memiliki kesan berbeda dan sama sekali tidak 'seragam'.

Manga pertamanya bertema shoujo. Manis, penuh bishounen, dengan ending yang juga manis. Sebuah drama keluarga. Yang kedua memiliki tema fantasi, bisa dikategorikan shonen maupun shoujo (menurut saya). Campuran ceria dan 'gelap' serta berunsur drama.

Sementara manga Blank Slate berbau suram dan gelap. Penuh kekerasan. Pokoknya shonen sekali, deh(^^) walau karakternya dipenuhi bishounen.

Sungguh sayang untuk (saya) dilewatkan. Volume 2 cepatlah datang!

Leave it to Alice! 6

[Buku 26, Komik 19]


Judul Asli [Alice ni Okamase 6]
Oleh [Arai Kiyoko]
Alih Bahasa [Novita Sofia Wahid]
Editor [Nina Siti Aminingsih]
Penerbit [Elex Media Komputindo]
Tahun [2008]



"Karena itu, tidur yang tenang ya Catherine..."
-Alice-

Artwork Kiyoko-sensei di sini belum matang. Beda sekali dengan Beauty Pop (ya iya lah!). Dan seperti kebanyakan karyanya, manga ini juga berupa shoujo manga bermuatan fantasi. Thriller fantasy, mungkin?^^

Dalam volume ini, Christine berhasil menukar tubuhnya dengan Alice. Wah, gimana ini, ya? Nah... mari baca saja manga ini sambil menunggu volume selanjutnya :)

The Legend of Fighter Griffon 1

[Buku 25, Komik 18]


Judul Asli [Soukuu no Griffon 1]
Oleh [Shimizu Yozo]
Alih Bahasa [Melinda Rizky]
Editor [Nia Ikasary]
Penerbit [Elex Media Komputindo]
Tahun [2008]





"Bunuh diri hal yang dilakukan oleh orang berakal pendek, akal orang ini tebal seperti jalan peluru." -Lilly-


Kisah tentang kesatuan tempur udara Griffon. Belum banyak yang bisa saya ceritakan. Tapi dari tiga manga karya Shimizu-sensei (termasuk ini), pola karakter utamanya selalu sama. Cowok dengan keahlian tertentu yang tidak semua orang bisa miliki, Selalu cengar-cengir dan sok bodoh dalam kesehariannya, namun mendadak berubah serius dengan tatapan tajam saat mulai melancarkan aksinya. Dan tokoh utama selalu ditemani seorang cewek yang terlihat lembut dari luar sebagai 'pendamping'nya.

Ya... mari ditunggu saja buku ke duanya :D.

Shrine of The Morning Mist 1

[Buku 24, Komik 17]

Judul Asli [Asagiri no Miko 1]
Oleh [Hiroki Ugawa]
Alih Bahasa [Ervin Kurniawati]
Editor [Vonny]
Penerbit [Elex Media Komputindo]
Tahun [2008]



"Seluas apapun dunia... kita menginjak tanah yang sama."
-Tadahiro-


Saya membeli manga ini karena tema yang ditawarkan. Mitos kebudayaan Jepang; kuil, dewa-dewa, onmyouji, dll. Tapi ternyata artworknya tidak matang dan tidak cocok dengan cerita genre ini, serta cowoknya bukan bishounen ;p.

Tampaknya saya tidak akan mengikuti manga ini untuk sekarang. Mungkin nanti, saat volume terakhirnya sudah terbit, dan tiba-tiba saya ingin membacanya dari awal hingga tamat tanpa harus menunggu terlebih dahulu :p.

Q.E.D 27

[Buku 22, Komik 15]

Judul Asli [Q.E.D 27]
Oleh [Motohiro Katou]
Alih Bahasa [Faira Ammadea]
Editor [Nining]
Penerbit [Elex Media Komputindo]
Tahun [2008]



"Seorang terdakwa dinyatakan tidak bersalah selama tidak ada penjelasan logis yang dapat membuktikan perbuatannya. Itulah hukum keras dalam dunia pengadilan."
-Toma-


Seperti biasa, kasus-kasusnya menarik. Tapi hingga volume 27 ini, hubungan antara Toma dan Kanna masih datar, tidak ada tanda-tanda maju atau mundur. Dan kadang membuat saya gemas :p.

Sands' Chronicle 6

[Buku 21, Komik 14]

Judul Asli [Sunadokei 6]
Oleh [Ashihara Hinako]
Alih Bahasa [Tri Murtiyani]
Editor [Nia Ikasary]
Penerbit [Elex Media Komputindo]
Tahun [2008]



"Bintang pertama. Bintang kesepian... dan harapan"


Kenapa setiap membaca manga ini, saya terhanyut ya? :D. Manga ini membuat saya rindu menulis kisah-kisah mellow seperti dulu.

Biasanya manga seperti ini akan berakhir bahagia. Walau sebenarnya saya mengharapkan sebaliknya, sih :p. Dan masih volume 6, berapa volume lagi ya? Empat?



Wild Half 17

[Buku 19, Komik 12]


Judul Asli [Wild Half 17]
Oleh [Yuko Asami]
Alih Bahasa [Faira Ammadea]
Editor [Nining]
Penerbit [Elex Media Komputindo]
Tahun [2008]



"Suatu akhir juga merupakan suatu awal."
-Salsa-


Akhirnya, Wild Half selesai juga dengan ending yang mudah ditebak. Yah... lagi pula, manga ini bukan action, melainkan drama. Sejak kemajuan hubungan antara Ginsei dan Karasuma (yang kadang terlihat menggelikan itu^^), saya langsung menduga bahwa ini adalah jilid terakhirnya. Diperkuat pula oleh adegan Salsa yang kehilangan kekuatan wild half-nya demi melindungi Taketo dari ledakan bom.

Keseluruhan, Wild Half adalah manga drama yang menyentuh, dan diakhiri dengan ending yang tidak membuat penasaran.

Soul Rescue 1

[Buku 18, Komik 11]

Judul Asli [Soul Rescue 1]
Oleh [Aya Kanno]
Alih Bahasa [Anita Pratana L]
Editor [Nia Ikasary]
Penerbit [Elex Media Komputindo]
Tahun [2007]





"Yang kuinginkan adalah kekuatan untuk menyelamatkan! Bukan kekuatan untuk bertarung!"
-Renji-

Ryujin

[Buku 17, Komik 10]

Judul Asli [RJ -Ryujin-]
Oleh [Rie Nakamura]
Alih Bahasa [Melinda Rizky]
Editor [Nia Ikasary]
Penerbit [Elex Media Komputindo]
Tahun [2007]





"Hidup itu tak akan berjalan sesuai keinginan kita. Tapi, kita selalu bisa terlahir kembali. Berapa kali pun bisa, dengan kekuatan sendiri..."

Wild Half 16

[Buku 2, Komik 2]

Judul Asli [Wild Half 16]
Gambar & Cerita [Yuko Asami]
Alih Bahasa [Faira Ammadea]
Editor [Nining]
Penerbit [Elex Media Komputindo]
Tahun [2007]






Ternyata benar bahwa kita tidak bisa meramal hari esok..."
-Chuji-



Belum ada perkembangan berarti dari ceritanya, baik hubungan Salsa dan Taketo, atau pun Ginsei dan Karasuma. Tapi ada cerita lain dari masa lalu Salsa.

The Great Detective Kiyoshiro Yumemizu 1

[Buku 1, Komik 1]

Judul Asli [Meitantei Yumemizu Kiyoshiro Jiken Note 1]
Gambar [Kei Enue]
Cerita [Kaoru Hayamine]
Alih Bahasa [Yuli Restiani]
Editor [Tari]
Penerbit [Elex Media Komputindo]
Tahun terbit [2007]




Menyelesaikan sebuah kasus, tidak selalu berarti menangkap pelakunya"
-Inspektur Joetsu-


Perkenalkan, saya detektif hebat, KIYOSHIRO YUMEMIZU!
Gubrak! Pe de banget orang ini!
Melihat penampilannya, lebih mirip seorang profesor daripada detektif.
Dia memang ilmuwan, sih… Tapi, lumayan pikun!
Duuuh! Apa dia ini benar-benar detektif hebat, ya?
Buktikan bareng-bareng, yuk!

=========================

Gambarnya terlalu imut dan ramai untuk sebuah cerita detektif. Gambar Enue-sensei pada komik-komik sebelumnya lebih 'bersih'. Akan saya pertimbangkan lagi untuk meneruskan jilid selanjutnya atau tidak.

Aku Terlahir 500 gr Dan Buta ~Ikitemasu, 15-sai~

Miyuki Inoue

Tiwuk Ikhtiari (Terj.)

Elex Media Komputindo

xiv + 183 hal.

* Dimuat di Harian Batam Pos, Minggu, 29 April 2007

Bagaimana rasanya hidup tanpa mampu menikmati seluruh pemandangan di dunia yang penuh warna ini? Bagaimana rasanya hidup tapi selalu terancam oleh kematian yang dapat menjemput kapan saja? Hanya mengandaikannya saja mungkin kita tidak mampu, sudah takut lebih dahulu. Tapi bagi seorang Miyuki Inoue, hal itu harus ia hadapi dalam setiap detik napasnya.

Ayah Miyuki meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Hal itu menyebabkan ibu Miyuki, Michiyo, yang sedang hamil dirinya menjadi shock berat. Terlebih lagi keluarga ayah Miyuki tidak menyukai Michiyo sehingga ia harus menanggung kesedihan seorang diri. Akibatnya tubuhnya menjadi rentan, padahal kandungannya sudah mencapai 6 bulan.

Akibat rentetan kejadian tersebut, Michiyo harus melahirkan saat itu juga. Maka lahirlah Miyuki dengan berat hanya 500 gram, seperenam dari berat bayi pada umumnya. Begitu kecilnya Miyuki hingga dapat digenggam dengan satu tangan.

Dokter terus mengatakan agar Michiyo menguatkan hatinya karena hidup Miyuki hanyalah tinggal beberapa hari saja. Tapi Michiyo melakukan yang sebaliknya, ia terus memohon pada Tuhan agar Miyuki dibiarkan hidup. Michiyo terus menemani bayi mungilnya yang berada dalam inkubator. Hingga suatu hari Miyuki membuka matanya dan jari-jari mungilnya mengenggam jari Michiyo.

Miyuki memang selamat dari kematian yang telah divoniskan oleh dokter, tapi dengan resiko berbagai penyakit dalam tubuhnya yang bisa berakibat fatal bila keadaan tubuhnya memburuk. Dan ia pun harus rela hidup dalam gelap karena terkena ROP – Retinophaty of Prematurity, suatu penyakit yang mudah membuat mata bayi prematur mengalami kebutaan akibat terlalu banyak menghirup oksigen dalam inkubator.

Miyuki hidup hanya berdua dengan ibunya. Beliau bisa dibilang keras dalam mendidiknya, hingga terkadang membuat Miyuki tertekan dan merasa benci padanya. Bahkan pernah sekali ia ingin bunuh diri. Tapi semua itu karena ibunya ingin orang-orang tidak menganggap Miyuki berbeda. Perlahan Miyuki mulai mengerti sikap keras sang ibu, walau terkadang mereka masih sering bertengkar.

Michiyo, sang ibu, dengan setia terus mendampingi setiap kehidupan Miyuki. Hingga Miyuki bertekad kalau suatu hari nanti ibunya menangis, itu adalah tangisan bahagia. Bukan lagi tangisan karena kesedihan dan rasa lelah yang selama ini dialaminya.

Autobiografi Miyuki ini ditulis dan diterbitkan pada tahun 2000, saat ia berumur 16 tahun. Sebelumnya Miyuki pernah memenangkan lomba mengarang tingkat nasional Jepang untuk karyanya yang berjudul Air Mata Ibu dan cerpen berjudul Diriku Dalam Genggaman. Miyuki juga menerima penghargaan pendidikan Fukuoka atas karyanya. Kita juga dapat melihat kehidupan Miyuki dalam foto-fotonya yang terlampir dalam buku ini.

Miyuki mengajarkan pada kita bahwa sebuah keinginan yang disertai usaha keras dapat membuahkan hasil. Dan cacat fisik bukanlah suatu halangan baginya, justru menjadikan dirinya lebih terpacu dalam menggapai mimpi-mimpinya. Seperti yang dirinya katakan “Karena aku cacat, aku harus berusaha lebih keras dari pada orang lain”.

NODAME CANTABILE


NINOMIYA TOMOKO

ELEX MEDIA KOMPUTINDO

“mukyaaa....!”

~Nodame~

Ciaki Shinichi adalah seorang murid jenius dari jurusan piano di universitas musik Momogaoka. Para mahasiswa disana kerap memanggilnya dengan sebutan chiaki-sama (pangeran Chiaki) karena kejeniusan dan ketampanan nya. Walau begitu, sebenarnya Chiaki memendam impiannya menjadi seorang konduktor seperti gurunya, seorang konduktor ternama dunia – Viera.

Kesal dengan dosen pembimbingnya yang kasar, Chiaki mendepaknya dan meminta pergantian dosen pembimbing. Sayangnya ia pun didepak oleh ceweknya yang menganggap Chiaki menyia-nyiakan kesempatan untuk menjadi seorang musisi ternama. Chiaki yang mabuk tertidur didepan pintu apartmentnya. Saat ia terbangun, ia berada di timbunan sampah yang ternyata adalah kamar apartment milik tetangganya, Megumi Noda atau Nodame.

Nodame sendiri adalah junior Chiaki di jurusan piano. Cewek ini sebenarnya seorang pianis berbakat. Sekali mendengarkan suatu lagu, ia langsung dapat memainkannya dengan baik. Sayang, selain tidak dapat membaca partitur, Nodame adalah cewek super aneh (^__^). Berantakan, jarang mandi, jorok, dan suka seenak dengkulnya sendiri. Kamar apartmentnya sangat, sangat, sangat berantakan. Sampah dimana-mana. Pokoknya lebih gawat daripada kandang singa yang nggak dibersihkan selama setahun (^___^).

Sejak malam itu, Nodame selalu menempel pada Chiaki yang selalu berusaha kabur setiap cewek itu mendekat. Suatu hari karena kesal, Chiaki berusaha menenangkan diri di balkon kamarnya. Tapi kok tercium bau busuk? Ternyata bau itu berasal dari kamar Nodame yang memang terletak tepat disebelah. Tahu-tahu saja, Chiaki langsung menggedor-gedor pintu Nodame dan membereskan apartmentnya.

Akhirnya, Chiaki membiarkan saja Nodame yang selalu saja menempel. Bahkan dirinya jadi terpaksa mengurusi cewek yang joroknya minta ampun itu. Chiaki sangat terkesan dengan bakat Nodame, tapi ia menyayangkan Nodame yang tidak ingin lebih serius lagi mendalami piano.

Sebenarnya, orang-orang disekitar Chiaki juga menyayangkan kenapa Chiaki malah ‘bersembunyi’ di Jepang, padahalnya ia bisa terkenal kalau mengembangkan sayapnya ke luar negeri. Masalahnya bukan karena Chiaki tidak mau, tapi cowok itu sangat takut naik pesawat terbang, karena trauma masa kecilnya. Di kemudian hari, Nodame membantu menyembuhkan traumatis Chiaki terhadap pesawat terbang.

Saat Chiaki kesal dengan Nodame yang menurutnya menyia-nyiakan bakat pianonya dengan menolak ajakannya untuk melanjutkan sekolah diluar negeri, ia teringat perkataan orang-orang tentang hal yang sama pada dirinya. Akhirnya Chiaki mengejar Nodame yang saat itu ‘kabur’ ke kampung halamannya, dan sekali lagi mengajaknya.

Maka, sampailah mereka di Paris. Sementara Chiaki mulai mengembangkan sayapnya untuk menjadi konduktor, Nodame susah payah menyesuaikan dirinya di sekolah akibat ketidakmampuannya membaca partitur. Bagaimana kelanjutan mimpi-mimpi dan hubungan cinta antara Chiaki dan Nodame?

Manga karya Ninomiya Tomoko ini meraih penghargaan sebagai best manga di Kodansha award 2004. Telah diadaptasi menjadi live-action drama pada tahun 2006, dan juga anime seriesnya pada Januari 2007. rencananya juga akan dibuat versi game untuk Nintendo.

Manga yang berkaitan erat dengan musik orkestra ini mengusung genre komedi romantis. Ceritanya sendiri sangat kocak mengocok perut (buktinya adalah saya sendiri ^__^). Sampai saat ini manganya yang di Indonesia diterbitkan oleh Elex Media Komputindo, masih bersambung dan belum diketahui akan tamat hingga jilid berapa. Untuk yang penasaran dengan live-action dramanya bisa mengunjungi doramalover

Skip Beat!


Yoshiki Nakamura
Elex Media Komputindo

“di dunia hiburan, jadi menonjol itu melebihi apa pun”
~Ren Tsuruga~

Kyoko, gadis desa yang mengikuti teman masa kecilnya, Sho Fuwa, ke Tokyo selepas SMP. Hidupnya hanya untuk Sho, ia bekerja keras membanting tulang setiap hari demi Sho dapat mencapai impiannya untuk menjadi penyanyi terkenal. Kini Sho sudah terkenal hingga penjuru Jepang, namun Kyoko tetap menjadi gadis yang tidak modis dan sama sekali belum pernah menyentuh make-up.

Sho yang sudah beken tidak perlu Kyoko lagi untuk mengurusi hidupnya, lalu ia mendepak gadis itu. Lebih parah lagi, Sho mengatakan pada Kyoko yang marah kalau ia ingin membalas dendam pada dirinya, Kyoko harus masuk dunia hiburan. Mungkin bagi Sho itu adalah hal yang mustahil mengingat penampilan Kyoko, tapi tidak bagi Kyoko. Dengan penuh dendam, kyoko merubah penampilannya dan bertekad masuk dunia hiburan. Ia melamar pada salah satu kantor agensi terkenal, LME, yang ternyata juga agensi tempat Ren Tsuruga, sang cowok idola – orang yang dianggap rival berat oleh Sho – bernaung! (Kyoko pernah ikut membenci Ren karena Sho). Baru sampai di recepsionist, Kyoko sudah ditolak mentah-mentah. Namun ia tidak menyerah dan terus mengikuti Sawara – salah satu orang penting di kantor tersebut – hingga menerornya di malam hari ^_^;. Akhirnya Sawara menyerah dan membiarkan Kyoko mengikuti audisi LME yang memang selalu diadakan setiap tahun untuk menjaring bintang baru.

Kyoko tidak lulus audisi, tapi direktur LME yang nyentrik itu tertarik dengan diri Kyoko dan kemudian membentuk seksi baru dalam perusahaannya – seksi LOVE ME. Seksi dengan nama, logo dan seragam yang norak itu bertugas menolong apa dan siapa saja yang membutuh bantuan. Awalnya Kyoko adalah anggota tunggal seksi LM, namun belakangan masuk Kanae (cewek yang sama-sama mengikuti audisi LME) yang ogah-ogahan bergabung dalam seksi tersebut. Dari pekerjaan ‘belakang’ hingga harus tampil di panggung, Kyoko kerjakan dengan semangat demi dendamnya pada Sho.

Motivasi dendam Kyoko untuk memasuki dunia hiburan membuat Ren selalu bersikap ketus pada Kyoko, tapi apa daya banyak hal yang membuat Kyoko harus berurusan dengan cowok itu, dan itu berarti Kyoko harus tahan dengan sikap ketus Ren.
Berhasil nggak ya Kyoko masuk dunia hiburan dan membalaskan dendamnya pada Sho?

Cerita dalam dunia showbiz memang menarik untuk diikuti. Dibalik gemerlap sinar yang terlihat dari luar ternyata banyak hal yang harus diperjuangkan didalamnya, baik oleh Kyoko yang masih amatir hingga Ren yang sudah menjadi bintang besar.

Lovely Complex


Aya Nakahara

Elex Media Komputindo

“apa tidak terpikirkan sedikitpun bahwa mungkin yang dimaksud adalah dirimu?”
~Risa~

Risa Koizumi, cewek dengan badan super tinggi walau namanya mengandung arti kecil (koizumi : sumber kecil). Atsushi Otani, walau memiliki nama yang berarti besar (otani : lembah besar), badan cowok ini luar biasa pendek.
Perang mulut melekat pada mereka setiap hari hingga mereka berdua dijuluki all hanshin-kyojin (nama pelawak terkenal di Jepang yang anggotanya satu pendek, satu tinggi), yang tentu saja diprotes habis-habisan oleh mereka.
Apa daya, suatu hari Risa mulai menyadari bahwa dirinya menyimpan rasa pada partner berantemnya itu. Walaupun membutuhkan waktu, Otani, yang pada awalnya menolak karena merasa aneh bila membayangkan mereka berpacaran, akhirnya menerima cinta Risa. Maka, dimulailah kisah kasih mereka.
Komik ini sungguh sangat lucu sekali. Dengan setting Osaka dan aksennya yang aneh dan lucu itu (kata orang sih, aku sendiri belum pernah tahu bagaimana aksen Osaka itu sebenarnya), Nakahara-sensei meramunya menjadi kisah romantis yang super kocak, membuatku sering terkikik sendiri saat membacanya.

Looks Like Rain ~Ame ni nite iru~


Watanabe Taeko

Elex Media Komputindo

“seperti butiran hujan yang jatuh di bahu, yuu membuatku menatap ke langit... hujan yang begitu lembut, indah berwarna keemasan. Dan itu memang mirip yuu.....”

Tomo, pemuda ceria yang menganggap bakatnya dalam sepak bola hanya untuk kesenangan semata.
Yuu, pemuda yang selalu duduk termenung memandangi laut dari tempatnya yang tinggi.
Pertemuan mereka dalam satu waktu membawa sebuah bentuk persahabatan menuju suatu hubungan yang lebih dalam lagi.
Salah satu dari buah karya watanabe taeko. Kisah yang juga mengandung unsur shonen-ai ini (uhu! XD) masih memiliki hubungan benang merah dengan kisah ‘we are, karya watanabe-sensei sebelumnya.